Kamis, 12 Februari 2026

3 Manfaat Bayam yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh

3 Manfaat Bayam yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh
3 Manfaat Bayam yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan Tubuh

JAKARTA - Bayam kerap hadir di meja makan sebagai sayuran sederhana yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan. 

Namun di balik tampilannya yang hijau dan tampak biasa, bayam menyimpan beragam manfaat kesehatan yang tidak sedikit. Sayuran ini bukan hanya pelengkap lauk, melainkan sumber nutrisi penting yang mendukung berbagai fungsi tubuh.

Bayam merupakan salah satu sayuran populer kesukaan banyak orang. Banyak orang suka mengonsumsi bayam karena kandungan nutrisinya yang luar biasa. Bayam mengandung vitamin dan antioksidan yang melindungi dari penyakit kronis.

Baca Juga

Liga Inggris: Manchester City Tampil Perkasa, Libas Fulham dengan Skor Telak 3-0

Membantu Mengelola Tekanan Darah

Manfaat bayam yang pertama ialah membantu mengelola tekanan darah. Bayam merupakan sumber nitrat, yang merupakan zat kimia alami.

Nitrat membuka pembuluh darah, meningkatkan aliran darah dan meredakan tekanan pada jantung. Dengan pembuluh darah yang lebih rileks, tekanan pada sistem kardiovaskular dapat berkurang sehingga jantung tidak bekerja terlalu keras dalam memompa darah.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2016, sekelompok yang terdiri dari 7 wanita dan 11 pria mengonsumsi empat minuman yang mengandung banyak nitrat, termasuk minuman bayam. Para peneliti menemukan bahwa kadar nitrat dalam darah para peserta meningkat setelah mengonsumsi minuman tersebut.

Temuan ini memperlihatkan bagaimana kandungan alami dalam bayam dapat memberikan efek langsung terhadap kadar nitrat di dalam tubuh. Peningkatan nitrat tersebut berhubungan dengan perbaikan fungsi pembuluh darah, yang pada akhirnya berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil.

Tak heran jika bayam sering direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mendukung kesehatan jantung. Mengonsumsi bayam secara rutin dalam jumlah wajar bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Sumber Antioksidan

Selain berperan dalam menjaga tekanan darah, bayam juga dikenal sebagai sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit.

Bayam mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari penyakit. Antioksidan dalam bayam meliputi kaempferol, quercetin, myricetin, dan isorhamnetin, yang semuanya merupakan flavonoid.

Senyawa-senyawa tersebut membantu melindungi Anda dari kanker, penyakit jantung, dan penyakit peradangan. Flavonoid bekerja dengan cara menetralisir radikal bebas sebelum merusak sel dan jaringan tubuh. Dengan demikian, konsumsi bayam dapat berkontribusi pada perlindungan jangka panjang terhadap berbagai penyakit kronis.

Peradangan kronis diketahui berkaitan dengan banyak gangguan kesehatan, mulai dari penyakit jantung hingga gangguan metabolisme. Kehadiran antioksidan dalam bayam membantu menekan respons peradangan berlebihan di dalam tubuh.

Karena itu, menjadikan bayam sebagai bagian dari menu harian dapat menjadi strategi alami untuk mendukung daya tahan tubuh. Selain rendah kalori, bayam juga kaya vitamin seperti vitamin A, C, dan K yang semakin memperkuat manfaat kesehatannya.

Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat lain yang tak kalah penting dari bayam adalah perannya dalam menjaga kesehatan mata. Kandungan lutein yang tinggi dalam bayam menjadikannya sayuran yang sangat baik untuk mendukung fungsi penglihatan.

Lutein, antioksidan dalam bayam, bisa mengurangi risiko degenerasi makula terkait usia (AMD). Penyakit mata ini bisa mengaburkan penglihatan sentral yang tajam untuk membaca dan mengemudi.

AMD merupakan penyebab utama hilangnya penglihatan bagi orang yang berusia lebih dari 55 tahun. Pencegahan adalah kuncinya, karena tidak ada obat untuk AMD.

Penelitian telah menemukan bahwa bayam yang kaya lutein meningkatkan kepadatan optik pigmen makula (MPOD). Pigmen ini berfungsi seperti kacamata hitam internal untuk melindungi mata. Penurunan MPOD merupakan faktor risiko untuk AMD.

Dengan meningkatkan kepadatan pigmen makula, lutein membantu menyaring cahaya biru yang berpotensi merusak retina. Perlindungan ini penting, terutama bagi mereka yang sering terpapar cahaya layar atau sinar matahari dalam jangka waktu lama.

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul gangguan penglihatan. Padahal, asupan nutrisi yang tepat sejak dini dapat membantu memperlambat risiko penurunan fungsi mata di usia lanjut. 

Mengonsumsi bayam sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi salah satu langkah preventif yang sederhana namun berdampak besar.

Secara keseluruhan, bayam bukan hanya sayuran hijau biasa. Kandungan nitratnya mendukung pengelolaan tekanan darah, antioksidannya membantu melawan peradangan dan penyakit kronis, serta luteinnya berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. 

Dengan berbagai manfaat tersebut, tak mengherankan jika bayam menjadi salah satu sayuran yang direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin dalam pola makan sehat.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Manchester United Putuskan Perpanjang Kontrak Harry Maguire: Kepercayaan pada Pengalaman dan Integritas Lini Belakang

Manchester United Putuskan Perpanjang Kontrak Harry Maguire: Kepercayaan pada Pengalaman dan Integritas Lini Belakang

Manchester United Tak Goyah: Barcelona Diminta Tebus Marcus Rashford Sesuai Harga Kesepakatan

Manchester United Tak Goyah: Barcelona Diminta Tebus Marcus Rashford Sesuai Harga Kesepakatan

Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026

Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026

Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama

Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama

Real Madrid dan UEFA Resmi Sepakat Damai Usai Kegagalan Proyek Super League

Real Madrid dan UEFA Resmi Sepakat Damai Usai Kegagalan Proyek Super League