Kamis, 12 Februari 2026

Kenaikan Harga TBS Sawit di Sumatera Selatan Periode I Februari 2026 Memberikan Harapan Baru untuk Petani Lokal

Kenaikan Harga TBS Sawit di Sumatera Selatan Periode I Februari 2026 Memberikan Harapan Baru untuk Petani Lokal
Kenaikan Harga TBS Sawit di Sumatera Selatan Periode I Februari 2026 Memberikan Harapan Baru untuk Petani Lokal

JAKARTA - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan tercatat mengalami kenaikan pada periode I Februari 2026 dibandingkan akhir Januari 2026. Kenaikan ini menunjukkan tren positif bagi komoditas ini di awal tahun dan menjadi indikasi kondisi pasar lokal.

Perubahan harga TBS penting bagi petani karena menjadi dasar perencanaan panen dan strategi penjualan. Nilai yang lebih tinggi juga berdampak pada pendapatan para pelaku usaha perkebunan di wilayah tersebut.

Detail Kenaikan Harga TBS Sawit Periode I Februari 2026

Baca Juga

Mendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi

Pada periode I Februari 2026, harga TBS sawit di Sumatera Selatan naik sekitar Rp108,09 per kilogram dibandingkan akhir Januari 2026. Kenaikan ini merupakan hasil penyesuaian harga berkala yang dilakukan sesuai kondisi pasar.

Kenaikan harga mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh harga minyak sawit mentah di tingkat lokal maupun global. Indeks harga yang digunakan dalam penetapan TBS turut memengaruhi keputusan tim penetapan harga.

Perbandingan Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman

Kenaikan harga TBS dirasakan secara merata pada berbagai kelompok umur tanaman sawit. Misalnya, kelompok umur 3–5 tahun mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

Kelompok umur yang lebih tua, seperti 10–20 tahun, juga mengalami kenaikan harga yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa tren positif ini berlaku untuk seluruh tahapan produktivitas tanaman.

Pengaruh Kenaikan Harga terhadap Petani dan Industri

Bagi petani sawit, kenaikan harga TBS menjadi kabar baik karena meningkatkan potensi pendapatan. Hasil penjualan tandan buah segar kini lebih menguntungkan dan mendukung kesejahteraan keluarga.

Selain itu, kenaikan harga TBS menandakan permintaan industri sawit masih stabil. Kondisi ini memberi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkuat produksi dan menjaga keberlanjutan pasokan ke pabrik pengolahan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga TBS

Beberapa faktor memengaruhi kenaikan harga TBS, antara lain harga CPO yang bergerak positif di pasar domestik dan internasional. Perubahan ini menjadi indikator penting dalam menentukan nilai TBS di tingkat kebun.

Faktor lain seperti cuaca, produktivitas tanaman, dan kapasitas pengolahan di pabrik turut memengaruhi harga. Semua variabel ini saling berkaitan dalam membentuk dinamika pasar sawit secara keseluruhan.

Dampak Kenaikan Harga terhadap Ekonomi Lokal

Kenaikan harga TBS sawit memberikan efek positif terhadap ekonomi lokal Sumatera Selatan. Pendapatan petani meningkat dan turut mendorong perputaran ekonomi berbasis agraris di wilayah tersebut.

Selain itu, harga yang lebih tinggi menjadi indikator kesehatan industri sawit yang lebih kuat. Hal ini membuka peluang investasi dan pengembangan kapasitas produksi di sektor perkebunan sawit.

Tren Harga Sawit di Wilayah Lain sebagai Perbandingan

Selain di Sumatera Selatan, kenaikan harga TBS juga terjadi di beberapa provinsi lain. Contohnya, di Sumatera Barat dan Sumatera Utara, harga TBS untuk berbagai kelompok umur juga menunjukkan tren naik pada periode awal Februari 2026.

Pergerakan harga di wilayah lain menjadi cermin bahwa kondisi pasar sawit nasional mengalami stabilitas dan adanya potensi pertumbuhan. Hal ini mendukung strategi pengelolaan produksi dan pemasaran secara nasional.

Prospek Harga TBS Sawit ke Depan

Melihat tren kenaikan harga TBS pada awal Februari 2026, prospek komoditas ini ke depan tergantung pada dinamika pasar CPO global dan domestik. Penyesuaian strategi produksi dan distribusi menjadi kunci bagi petani dan pengusaha sawit.

Fluktuasi harga harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan dan efisiensi produksi. Pemantauan berkala menjadi strategi penting agar petani tetap kompetitif dan memaksimalkan keuntungan dari TBS sawit.

Zahra

Zahra

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global