Kamis, 12 Februari 2026

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 12 Februari 2026 di Seluruh Indonesia

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 12 Februari 2026 di Seluruh Indonesia
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Per 12 Februari 2026 di Seluruh Indonesia

JAKARTA - Pada Kamis, 12 Februari 2026, Pertamina kembali memperbarui harga beberapa varian Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Indonesia. 

Perubahan harga ini terutama berdampak pada BBM nonsubsidi, yang disesuaikan secara berkala dengan perkembangan harga minyak mentah dunia. 

Salah satu yang mengalami penurunan signifikan adalah harga Pertamax di Jawa Barat, yang kini dijual dengan harga Rp11.800 per liter, lebih murah dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp12.350.

Baca Juga

Mendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi

Penurunan harga ini juga berlaku pada varian-varian Pertamax lainnya, termasuk Pertamax Turbo dan Pertamax Green. Untuk Pertamax Turbo, harga yang sebelumnya berada di angka Rp13.400 kini turun menjadi Rp12.700 per liter. Begitu juga dengan Pertamax Green yang kini terjangkau di harga Rp12.450, dari sebelumnya Rp13.150.

Selain itu, harga untuk Dexlite dan Pertamina Dex juga mengalami penyesuaian. Dexlite turun menjadi Rp13.250 per liter, sementara Pertamina Dex sedikit turun menjadi Rp13.500 per liter. Sebagai tambahan informasi, Biosolar tetap dipatok pada harga Rp6.800 per liter di seluruh wilayah.

Perubahan Harga BBM Nonsubsidi yang Terjadi di Beberapa Wilayah

Seperti yang tercatat pada pembaruan harga BBM Pertamina hari ini, berbagai wilayah di Indonesia mengalami perubahan harga yang berbeda, bergantung pada kondisi pasar lokal dan peraturan setempat. Misalnya, di Aceh, harga Pertamax tercatat Rp12.100, sementara di DKI Jakarta, harga Pertamax hanya Rp11.800. Ini menunjukkan adanya variasi harga yang cukup signifikan antara satu provinsi dengan provinsi lainnya.

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku di berbagai provinsi per tanggal 12 Februari 2026:

Provinsi Aceh:

Pertamax: Rp12.100

Pertamax Turbo: Rp13.000

Dexlite: Rp12.350

Pertamina Dex: Rp13.800

Pertalite: Rp10.000

Biosolar: Rp6.800

Provinsi DKI Jakarta:

Pertamax: Rp11.800

Pertamax Turbo: Rp12.700

Pertamax Green: Rp12.450

Pertamina Dex: Rp13.500

Dexlite: Rp13.250

Pertalite: Rp10.000

Biosolar: Rp6.800

Provinsi Jawa Barat:

Pertamax: Rp11.800

Pertamax Turbo: Rp12.700

Pertamax Green: Rp12.450

Pertamina Dex: Rp13.500

Dexlite: Rp13.250

Pertalite: Rp10.000

Biosolar: Rp6.800

Dampak Penurunan Harga terhadap Konsumen dan Industri

Penurunan harga pada beberapa varian BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green tentu menjadi angin segar bagi konsumen, terutama yang tinggal di wilayah Jawa Barat. 

Hal ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli bahan bakar berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau, sementara di sisi lain, harga produk bahan bakar lain seperti Pertamina Dex dan Dexlite juga menunjukkan penurunan yang moderat.

Bagi sektor industri, penurunan harga ini dapat menekan biaya operasional dan distribusi barang, terutama di sektor-sektor yang bergantung pada transportasi darat dengan kendaraan berbahan bakar fosil. 

Penurunan harga ini diharapkan dapat menstabilkan kondisi ekonomi, mengingat biaya transportasi yang merupakan salah satu faktor penggerak harga barang dan jasa di pasar.

Kebijakan Pemerintah dalam Menjaga Keseimbangan Harga BBM

Pemerintah melalui Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga minyak mentah global serta dampaknya terhadap harga BBM di dalam negeri.

Kebijakan penyesuaian harga secara berkala ini bertujuan untuk menjaga kestabilan ekonomi domestik, mengingat bahan bakar adalah komoditas vital yang memengaruhi berbagai sektor kehidupan. 

Dengan demikian, perubahan harga ini juga harus tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat dan dampak terhadap inflasi serta pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, langkah pemerintah yang terus berfokus pada penyediaan BBM yang terjangkau bagi masyarakat ini juga dilakukan untuk mendukung kesetaraan akses energi di seluruh Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang lebih terpencil. 

Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sindi

Sindi

indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Kebijakan RKAB 2026 dan DMO Ubah Peta Saham Emiten Batubara

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global

Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global