JAKARTA - PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tengah mempercepat program pembangunan dan pengisian koperasi desa atau KopDes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia.
Program ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan pada perekonomian lokal, dengan memfasilitasi akses bagi masyarakat desa untuk mengelola bisnis dan memperbaiki sistem distribusi barang.
Dengan total 30.611 unit KopDes/Kel Merah Putih yang tengah dibangun, Agrinas Pangan menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan program koperasi berbasis desa ini.
Baca JugaMendag Laporkan 149 Pasar Terdampak Bencana Kembali Beroperasi
Hal ini turut diperkuat dengan cairnya anggaran pembangunan yang mencapai Rp200 triliun, yang akan menyebar ke masyarakat dan industri pendukung koperasi ini.
Proyek Pembangunan KopDes Merah Putih Terkini
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, dalam rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 11 Februari 2026, memberikan informasi terbaru mengenai pembangunan 30.611 unit KopDes Merah Putih yang tengah digarap oleh perusahaan.
Hingga saat ini, 857 unit dari total pembangunan tersebut telah rampung sepenuhnya. Mota mengungkapkan bahwa meskipun banyak unit yang sudah dibangun, proses pengisian unit-unit tersebut baru dimulai.
Sebagian besar barang yang dibutuhkan untuk operasional koperasi ini telah tersedia, dan pengiriman untuk pembukaan koperasi akan segera dilakukan.
Dengan adanya 857 unit yang sudah selesai dibangun, Agrinas Pangan kini tengah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk memastikan koperasi dapat segera beroperasi.
Mota juga mengungkapkan bahwa seluruh anggaran untuk pembangunan ini telah dicairkan sekitar tiga bulan lalu, dengan dana tersebut sudah mulai tersebar di lapangan untuk mendukung pembangunan fisik, yang melibatkan masyarakat desa serta industri lokal yang berkontribusi pada pendirian KopDes Merah Putih.
Fasilitas dan Infrastruktur untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal
Sejak dimulai, proyek pembangunan KopDes Merah Putih bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa dengan menyediakan fasilitas yang mendorong kegiatan usaha.
Setiap unit KopDes/Kel Merah Putih direncanakan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penting, seperti gudang, apotek, klinik, gerai, serta kendaraan operasional.
Ini bertujuan untuk mempermudah distribusi barang dan jasa di kawasan desa yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam akses pasar dan kebutuhan pokok.
Pemerintah telah mengalokasikan tanah milik pemerintah daerah untuk pembangunan fasilitas ini, yang mencakup wilayah provinsi, kabupaten, kota, hingga desa. Program ini diperkirakan akan membuka lapangan pekerjaan baru di desa dan mendukung perekonomian lokal.
Masyarakat desa juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk memulai usaha atau memperluas bisnis mereka, meningkatkan taraf hidup dan ketahanan ekonomi lokal.
Kolaborasi dengan TNI dan Pemerintah Daerah
Dalam upaya mempercepat pembangunan dan operasionalisasi KopDes Merah Putih, Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengungkapkan bahwa Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI untuk menjalankan proyek ini di lapangan.
Kolaborasi ini bertujuan untuk mempercepat proses pembangunan dengan memanfaatkan kekuatan sumber daya manusia yang ada di TNI.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Agrinas Pangan memiliki peran utama dalam membangun fisik koperasi desa, sementara TNI akan berperan dalam pelaksanaan di lapangan dengan mempercepat pengerjaan dan mendukung pengawasan.
Melalui kerja sama ini, diharapkan pembangunan koperasi desa bisa selesai tepat waktu dan dapat segera digunakan oleh masyarakat. Di samping itu, Kemenkop juga sedang menyiapkan skema yang akan memudahkan koperasi desa yang sudah beroperasi agar dapat memperluas usahanya.
Program ini juga berpotensi membantu pengembangan infrastruktur penting lainnya di kawasan desa, seperti layanan kesehatan dan pendidikan, guna memperbaiki kualitas hidup masyarakat desa.
Visi untuk Menyediakan Solusi Ekonomi yang Inklusif
Kehadiran KopDes Merah Putih diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang bagi permasalahan ekonomi di desa-desa Indonesia. Dengan menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan usaha, Agrinas Pangan bertujuan untuk meningkatkan daya saing desa dalam sektor ekonomi.
Program ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian lebih pada wilayah perdesaan yang sering kali tertinggal dalam hal akses ke fasilitas ekonomi dan sosial.
Joao Mota menyebutkan bahwa pembangunan ini akan mempercepat distribusi barang dan meningkatkan akses pasar bagi produk lokal. Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat desa tidak hanya mendapatkan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, tetapi juga akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha mereka dengan lebih efektif.
Pembangunan KopDes Merah Putih juga diyakini akan mengurangi ketimpangan ekonomi antara kota dan desa serta membuka peluang baru bagi pengusaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.
Pembangunan Berkelanjutan dengan Anggaran Rp200 Triliun
Pemerintah telah mencairkan anggaran sebesar Rp200 triliun untuk pembangunan KopDes Merah Putih ini, yang mencakup seluruh biaya pembangunan, pengadaan fasilitas, dan operasional koperasi.
Dana ini bertujuan untuk mendukung program pemerataan ekonomi yang inklusif, terutama di daerah-daerah perdesaan yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian dalam hal pembangunan infrastruktur. Pencairan dana ini memberikan harapan baru bagi masyarakat desa untuk menikmati fasilitas yang memadai dan mendukung perekonomian setempat.
Diharapkan dengan adanya proyek ini, masyarakat desa dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Program ini akan terus berjalan hingga seluruh unit KopDes/Kel Merah Putih dapat dioperasikan pada Maret 2026, sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Ibtihal Afrah Watahani
indikatorbisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Hasil Liga Inggris: Liverpool Menang Tipis dan "Beruntung" Saat Menghadapi Sunderland
- Kamis, 12 Februari 2026
Prediksi Pisa vs AC Milan: Pertarungan Sengit di Hari Valentine Serie A 2026
- Kamis, 12 Februari 2026
Serie A Pekan 24: Jadwal Padat dan Kondisi Kebugaran Pemain Menjadi Sorotan Utama
- Kamis, 12 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Baru DKI Jakarta Amankan Pasokan Beras Jelang Ramadan Melalui Kolaborasi Petani Daerah
- Kamis, 12 Februari 2026
Pemerintah Perkuat Perlindungan Sawah dan Petani Kecil Melalui Pengendalian Alih Fungsi Lahan
- Kamis, 12 Februari 2026
Pemerintah Dorong Proyek DME Batu Bara Disebut Wajib Libatkan Teknologi CCUS
- Kamis, 12 Februari 2026
Harga Minyak Dunia Menguat Dipicu Ketegangan Amerika Iran Dan Dinamika Pasokan Global
- Kamis, 12 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
4.
Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 12 Februari 2026
- 12 Februari 2026
5.
Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini 12 Februari 2026
- 12 Februari 2026












